Subandi Ajak Semua Pihak Sinergi Jaga Kondisi Kabupaten Sidoarjo Menjelang Lebaran

Foto: Bupati Sidoarjo H.Subandi Ajak Semua Pihak Sinergi Jaga Kondisi Kabupaten Sidoarjo Menjelang Lebaran

Subandi Ajak Semua Pihak Sinergi Jaga Kondisi Kabupaten Sidoarjo Menjelang Lebaran

kasatmata.id, Sidoarjo | Bupati Sidoarjo H. Subandi mengajak Forkopimda, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan seluruh camat untuk bersinergi untuk  jaga kondisi stabilitas harga bahan pokok, ketertiban umum, serta mempercepat proyek infrastruktur menjelang Lebaran. Hal itu disampaikannya dalam rapat koordinasi di Opsroom Setda Kabupaten Sidoarjo pada Selasa (3/3).

Baca juga:

Kapolresta Sidoarjo Hadiri Bakti Sosial HPN dan HUT ke-80 PWI di Griya Balita SYD

Dalam kesempatan tersebut, Subandi mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin dan meminta semua pihak mulai dari OPD hingga pemerintah desa mengantisipasi potensi kenaikan harga sembako dan bahan bakar minyak. Pembelian beras melalui Sistem Pengadaan Harga Pasar (SPHP) harus diarahkan untuk menjaga stabilitas harga, dengan target agar harga sembako di Sidoarjo tidak melebihi rata-rata nasional atau daerah sekitar. Koordinasi intensif di pasar-pasar dan pengawasan terhadap distribusi serta ketersediaan bahan pokok juga harus dimaksimalkan.

Untuk ketertiban umum, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) diminta memperketat pengawasan lapangan, termasuk pengaturan parkir dan penataan pedagang kaki lima (PKL). Sebelum Lebaran, PKL akan dipindahkan ke area depan Gedung Olahraga Rakyat (GOR) atau Ponti. Kawasan Alun-Alun Sidoarjo juga harus tetap terjaga kebersihannya dan kelestarian taman.

Rencana pelaksanaan Car Free Day (CFD) akan dievaluasi dengan melakukan pemetaan bersama Dishub, Satpol PP, dan DLHK. Tujuannya agar pelaksanaan CFD tidak menyebabkan kemacetan atau penambahan PKL yang tidak tertata, dengan persyaratan adanya pemaparan detail dan penataan yang matang sebelum diluncurkan kembali.

Di sektor kebersihan, pemerintah daerah akan mengoptimalkan pengelolaan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). Pemetaan jumlah dan kondisi TPST harus segera dilakukan, termasuk evaluasi praktik pengelolaannya untuk mencegah pembakaran sampah secara manual.

Bidang kesehatan juga menjadi perhatian, di mana Dinas Kesehatan diminta meningkatkan kesiapsiagaan puskesmas dan rumah sakit menghadapi kemungkinan lonjakan pasien menjelang Lebaran, serta memastikan pelayanan tetap optimal selama momentum Idul Fitri.

Sementara itu, percepatan pembangunan infrastruktur dan pendidikan menjadi fokus utama. Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Dinas Pendidikan didorong mempercepat proses pengadaan dengan memaksimalkan skema mini kompetisi yang lebih fleksibel dibandingkan lelang konvensional. Betonisasi jalan diharapkan segera dimulai, dengan target perbaikan 25 ruas jalan serta Prasarana Infrastruktur Wilayah Kumuh (PIWK) dapat diselesaikan dalam minggu ini. Pemerintah juga akan mengawasi ketat kontraktor; jika kualitas pekerjaan tidak sesuai standar, akan dilakukan evaluasi dan penggantian, dengan target penyelesaian proyek sebelum Lebaran.

Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), Lembaga Pengembangan Masyarakat Desa (LPMD) dan para camat diminta menjalin komunikasi erat dengan panitia serta tokoh masyarakat untuk menghindari potensi konflik di tengah suasana yang mulai menghangat.

Baca juga:

Safari Ramadhan, Forkopimcam Buduran Perkuat Sinergi untuk Masyarakat

Di akhir arahannya, Subandi menyampaikan bahwa progres kinerja pemerintah, seperti pemberian bantuan kursi roda, bedah warung, perbaikan jalan, dan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH), harus disampaikan kepada masyarakat. Selain itu, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) diminta meningkatkan pelayanan dan mengantisipasi potensi gangguan distribusi air bersih selama Lebaran. Semua pihak diharapkan dapat bekerja sama untuk memastikan masyarakat menjalani Ramadan dan merayakan Lebaran dengan nyaman. @dieft