Kembali Didemo, Direktur PT Cakrawala Globalindo Persada Turun Langsung: Pejabat Dispendik Sidoarjo Tak Hadir

Foto: Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo kembali menjadi sasaran aksi penyampaian aspirasi pada Rabu (14/10/2026).

Kembali Didemo, Direktur PT Cakrawala Globalindo Persada Turun Langsung: Pejabat Dispendik Sidoarjo Tak Hadir

SIDOARJO, kasatmata.id  |  Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo kembali menjadi sasaran aksi penyampaian aspirasi pada Rabu (14/10/2026). Kali ini, massa dari PT Cakrawala Globalindo Persada beserta tim kuasa hukumnya datang langsung ke lokasi untuk mempertanyakan kelanjutan persoalan yang belum memperoleh penyelesaian. Direktur Utama PT Cakrawala Globalindo Persada, Hendra, turun ke lapangan guna mengawal jalannya aksi secara langsung.

Namun, kehadiran massa justru disambut dengan ketiadaan pejabat berwenang di tempat. Berdasarkan pantauan di lokasi sekitar pukul 09.30 WIB, kantor dinas terlihat sepi dan belum ada pejabat yang bersedia menerima aspirasi maupun memberikan penjelasan secara langsung. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo, Ridho Prasetyo, disebut tidak berada di kantor saat aksi berlangsung. Sejumlah pejabat lain, termasuk para Kepala Bidang, juga belum merespons kehadiran massa sebagaimana diharapkan.

Pelayanan Publik Bukan Sekadar Formalitas
Kondisi ini memicu kekecewaan mendalam di kalangan pendemo. Massa menegaskan bahwa kehadiran mereka bukan untuk menciptakan keributan, melainkan mencari ruang dialog yang layak.

Baca juga:

Pasca Aksi Memanas di Dispendik, Barata Persada Gelar Konferensi Pers: Siap Bawa Persoalan ke Bupati hingga Ombudsman

“Di mana tanggung jawab dan jiwa pengabdian sebagai aparatur negara apabila masyarakat datang menyampaikan aspirasi, tetapi tidak mendapatkan penjelasan yang semestinya?” demikian kritik yang disuarakan perwakilan massa.

Poin yang kini disorot bukan sekadar soal ada atau tidaknya pejabat di kantor. Yang lebih mendasar adalah tersedianya mekanisme penerimaan pengaduan, petugas yang berwenang memberikan informasi, serta kepastian mengenai tindak lanjut. Apabila pimpinan dinas sedang bertugas di luar, maka pejabat yang ditunjuk selayaknya hadir untuk memastikan pelayanan tetap berjalan. Kantor pemerintahan, tegas massa, bukan sekadar gedung yang berdiri, melainkan ruang hidup bagi pelayanan publik.

Dinas Pendidikan Diminta Buka Ruang Dialog Secara Transparan

Kehadiran Direktur Utama PT Cakrawala Globalindo Persada secara langsung menunjukkan keseriusan pihak perusahaan dalam mengawal persoalan ini. Aksi ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo untuk membuka ruang komunikasi yang terbuka dan proporsional.

Pemerintah daerah, khususnya instansi yang bersentuhan langsung dengan kepentingan publik, dituntut menjaga standar pelayanan yang transparan dan akuntabel. Setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat seharusnya diterima, dicatat, dan ditindaklanjuti melalui mekanisme yang jelas — bukan justru diabaikan.

Baca juga:

PBG Capai Rp2,67 Miliar, Komisi B DPRD Sidoarjo Fasilitas Dialog PT Java Metalindo dan Pemkab

Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat keterangan resmi dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo maupun pejabat terkait mengenai alasan ketidakhadiran pimpinan saat aksi berlangsung. Redaksi masih menunggu tanggapan resmi dari pihak Dinas Pendidikan agar informasi dapat disajikan secara utuh dan berimbang.

Pada akhirnya, tegas pihak aksi, ukuran keberhasilan pelayanan publik bukanlah megahnya bangunan atau tingginya jabatan, melainkan ketersediaan institusi untuk mendengar, menjelaskan, dan memberikan kepastian kepada masyarakat. Kritik ini menjadi pengingat: kepercayaan publik dijaga melalui pelayanan yang nyata, bukan sekadar aturan tertulis yang tidak dijalankan. @dieft

Penulis: @dieftEditor: @redaktur