Yayasan Yatim Mandiri dan ITICM Sepakati Perbaikan Total, Dorong Transformasi Pendidikan di Sidoarjo
SIDOARJO, kasatmata.id | Yayasan Yatim Mandiri bersama Pimpinan Institut Teknologi Insan Cendekia Mandiri (ITICM) telah menandatangani kesepakatan komitmen bersama terkait perbaikan menyeluruh tata kelola dan peningkatan kualitas akademik pada Rabu (29/4/2026). Penandatanganan dokumen resmi berlangsung di Kampus Kemandirian Sidoarjo, sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga keberlangsungan dan mutu pendidikan tinggi di lembaga tersebut.
Dalam kesepakatan tersebut, kedua pihak menyatakan telah konsisten memenuhi kewajiban pemberian hak-hak secara proporsional kepada tenaga pendidik setiap bulannya. Namun, pihak yayasan mengakui adanya beberapa kendala operasional, antara lain terkait sistem Learning Management System (LMS) yang belum berjalan optimal serta perluasan sinergi antar komponen lembaga. Sebagai respons terhadap hal tersebut, telah ditetapkan serangkaian poin strategis yang mencakup aspek akademik, tata kelola Sumber Daya Manusia (SDM), hingga transparansi keuangan.
Baca juga:
Polri Beri Penghargaan IKPA Terbaik dan Anugerah Lainnya pada Rakernis Empat Fungsi Tahun 2026
Yuwan Ebit Saputro, selaku Human Capital (HC) Yayasan Yatim Mandiri, menegaskan bahwa fokus utama langkah perbaikan saat ini adalah penguatan sistem internal lembaga. “Kami berkomitmen penuh untuk melakukan perbaikan menyeluruh berbasis prinsip profesionalitas, transparansi, dan akuntabilitas. Langkah pengalihan fungsi pengelolaan operasional, keuangan, dan SDM secara terpusat oleh Yayasan merupakan upaya konkret kami untuk menjamin stabilitas dan kontrol kualitas yang lebih baik ke depannya,” jelasnya.
Poin-Poin Konkrit Komitmen Perbaikan
Berdasarkan kesepakatan yang telah disepakati bersama, beberapa langkah strategis akan segera dilaksanakan:
– Pemulihan Sistem Pembelajaran: Mengaktifkan kembali dan mengoptimalkan LMS, serta memastikan proses belajar mengajar berjalan efektif baik secara daring maupun luring dengan menyediakan akses yang memadai bagi seluruh mahasiswa dan dosen.
– Audit dan Evaluasi SDM: Melaksanakan audit internal menyeluruh yang mencakup kinerja SDM, tata kelola keuangan, dan operasional lembaga. Selain itu, akan dilakukan evaluasi kinerja dosen dan tenaga kependidikan secara objektif sesuai dengan peraturan yang berlaku.
– Pemenuhan Hak Dosen & Tendik: Menjamin kelancaran pemenuhan hak-hak dan kewajiban dosen serta tenaga kependidikan sebagai landasan utama untuk mendukung keseluruhan proses akademik.
– Transparansi Informasi: Memberikan laporan berkala mengenai operasional dan administrasi pendidikan secara rinci kepada pihak Yayasan guna menjamin pengawasan yang optimal dan akuntabilitas yang tinggi.
Baca juga:
Tarif Progresif Parkir RSUD Notopuro Sidoarjo Tuai Kritikan, DPRD Siap Revisi Perda Jika Diperlukan
Sinergi Bersama Mahasiswa Jadi Kunci Sukses
Di sisi lain, perwakilan mahasiswa ITICM juga menyatakan dukungan penuh terhadap proses perbaikan ini. Mereka berkomitmen untuk menjaga ketertiban kampus, berpartisipasi aktif dalam proses evaluasi kinerja dosen, serta mengawal pelaksanaan kegiatan pembelajaran. Mahasiswa juga sepakat untuk kembali mengikuti proses pembelajaran secara aktif dan menyampaikan aspirasi serta masukan melalui jalur yang telah ditetapkan secara konstruktif dan bertanggung jawab.
“Momentum ini kami jadikan dasar untuk membangun komunikasi yang lebih terbuka dan transparan antara seluruh komponen lembaga. Seluruh kebijakan yang akan diambil tetap mengacu pada peraturan perundang-undangan pendidikan tinggi dan peraturan lembaga yang berlaku, sehingga setiap langkah perbaikan dapat memberikan manfaat yang nyata bagi kemajuan pendidikan di ITICM,” tutup Yuwan Ebit Saputro. @dieft












